Black Ink Revenge
link

bertrand%20delleaux230 Sat, 18 May 2013 5:40:14

link

Nicole%20Welker990 Fri, 17 May 2013 23:20:22

link
April 28th, 2012
So many wishes..
So many smiles..
Too many memories..
Too few words..
With one big Birthday..
And no birthday cake..
I hope these wishes are not too late
The warmest greetings for your birthday
Love, health and happiness sent your way
Happy Birthday!
link
link
Some guy: Hey are you a muslim?
Me: Well I'm wearing the headscarf so what do you think hhehe?
Some guy: That doesn't mean anything.
Me: What do you mean?
Some guy: Just because you wear it doesn't mean that you're a muslim. Some people just wear it for the sake of it. Then there are people who don't wear it and they still are muslims and they pray and practice the religion very well. So the scarf doesn't automatically mean that you're a muslim.
Me: You know what, you are absolutely right.
link
link
I was a careless and irresponsible child, but I was changed..
link
Lucky…

"Do you hear me? I’m talking to you.
across the water, across the deep blue
ocean under the open sky, oh my baby I’m trying”

Itu adalah sepenggal lirik lagu lucky yang dibawakan oleh jason mraz dan colbie calliat. Dan mungkin lagu itu adalah lagu favorite saya sepanjang masa.
Terkadang saya menjadikan musik sebagai tanda berlalunya waktu.
Kenapa? karena musik yang saya dengar mempunyai waktunya sendiri, mempunyai momennya sendiri, dan mempunyai kenangannya sendiri. saat saya senang, saat saya sedih, saat saya kesepian, pasti ada musik disitu. jadi saat saya mendengarkan kembali musik itu, saya bisa mengingat kembali perasaan yang pernah saya rasakan.

Dan lagu lucky ini adalah salah satu contohnya.

Lagu ini mempunyai banyak sekali kenangan. Kenangan itu bukan timbul dari segi lirik yang sesuai dengan perasaan saya. tapi, kenangan itu timbul karena kita mendengarkan lagu itu setiap saat. saya menggunakan kata jamak, karena yang mendengarkan lagu itu bukan hanya saya, tetapi juga sahabat-sahabat saya. ya, kenangan itu tumbuh antara saya dan sahabat-sahabat saya.

Saya mendengarkan lagu ini ketika saya masih memakai seragam putih biru, kelas delapan. the happiest moment in my life so far. Well, masa-masa itu adalah masa yang akan saya kenang sampai kapanpun juga, masa yang akan saya ceritakan kepada anak saya kelak, masa yang tidak akan saya lupakan terkecuali saya megidap amnesia atau alzheimer. masa-masa dimana saya merasakan artinya kebersamaan di atas perbedaan latar belakang.

Saat saya kelas delapan, saya benar-benar merasa bahagia. di kelilingi oleh orang-orang yang mengenal saya luar dan dalam. yang tahu seperti apa sifat saya, apa kebiasaan saya, ketakutan saya, dan diri saya yang sebenarnya. Saya tidak harus berpura-pura seperti ini atau seperti itu, saya tidak pernah merasakan perasaan tidak nyaman di sekeliling mereka. sangat berbanding terbalik dengan keadaan saya di sekolah yang sekarang saya singgahi.

saat saya mendengarkan lagu ini, secara otomatis otak saya mengambil semua kenangan yang ada di dalamnya. dan saya kembali ke masa lalu, ke masa itu, masa yang saya sebut sebagai kebahagiaan. lalu saya pun menitikkan air mata.

tulisan ini terinspirasi dari air mata yang jatuh dari kelopak mata saya. karena saat mendengarkan lagu ini sulit untuk tetap berada di masa sekarang, dan sulit untuk menjaga air mata ini tidak jatuh.

satu tetes air ini memiliki banyak arti, kebahagiaan, kesedihan, rasa sakit, rindu, semuanya bercampur jadi satu. tapi perasaan yang paling kuat saya rasakan adalah rasa sakit.
sakit, karena kenangan itu terlalu indah. dan sampai detik ini saya belum merasakan perasaan itu lagi. perasaan berada di sebuah kelompok, dan tidak perlu menggunakan topeng setiap saat. sakit, karena saya sekarang sangat kesepian. berbeda dari tiga tahun lalu. saya sudah hampir 2 tahun ada di sma, tapi hingga detik ini saya belum merasakan  titik kebahagiaannya. saya masih tetap menganggap sekolah saya yang sekarang itu tempat asing yang menyeramkan, karena tidak ada satupun yang mengenal saya.

tapi saya tetap bersyukur, setidaknya saya mempunyai kesempatan untuk mengenal sahabat-sahabat saya. somehow mereka berpengaruh atas diri saya saat ini. yes, lucky I’m in love with my bestfriends.
 

kurang dua orang sih. tapi ga punya foto yang lengkap, dan yang paling lengkap itu foto ini.

link
lovequotesrus:

Photo Courtesy: dejiprincess

lovequotesrus:

Photo Courtesy: dejiprincess

link
lovequotesrus:

Photo Courtesy: dejiprincess

lovequotesrus:

Photo Courtesy: dejiprincess